JOKOWI PERINTAHKAN PEMBENTUKAN TPID

Farizal, Kabir Perekonomian Prov Lampung
BANDARLAMPUNG, FS – Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung,  Farizal mengatakan bahwa presiden RI, Joko Widodo memerintahkan kepada setiap daerah agar segera membentuk  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Hotel Sahid, Rabu (27/5).

Hal itu diungkapkannya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (28/5).  “Dalam sambutan Presiden, Jokowi memerintahkan daerah segera membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),” ujar Farizal. Peserta dari Lampung yang mengikuti kegiatan tersebut selain dia ada Bupati Lampung Barat dan Bupati Kota Metro.

Menurut Farizal Provinsi Lampung sebenarnya sudah memiliki TPID antara lain TPID Lampung Barat, TPID Metro, TPID Bandar Lampung, TPID Lampung Selatan, dan TPID Pringsewu. “sumber pembiayaan TPID dari pemerintah daerah, Bank Indonesia (BI) dan lembaga terkait,” ujarnya.

Pembentukan TPID sendiri atas interuksi Mendagri No. 027/1696/SJ tanggal 2 April 2013 tentang menjaga keterjangkauan barang dan jasa di daerah. Tugas dan Kewajiban TPID menyusun laporan perkembangan dan prosfek inflasi daerah, identifikasi dan analisis permasalahan ekonomi sector riil, dan rumusan kebijakan, rekomendasi kebijakan, pelaksanakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan, dan program kerja, serta TPID kabupaten/kota menyampaikan laporan pelaksanaan tugas TPID kepada gubernur setiap minggu pertama bulan Juli dan minggu pertama bulan Januari. “pembentukan TPID akan desegerakan, insyaallah tahun ini sudah terbentuk semua,” ujarnya. (AR)

Aprohan Saputra


Tugas dan Kewajiban TPID

DAMRI TETAPKAN KENAIKAN TARIF LEBARAN

BANDARLAMPUNG, FS – Angkutan umum bus Damri sesuai surat keputusan direksi nomor 623/PR.302/DAMRI-2014 menetapkan kenaikan tarif.  Jenis angkutan Rotal Class naik sebesar 40%, Executive sebesar 35% dan Bisnis 30% dari harga reguler.

Menurut Manajer Usaha Damri Provinsi Lampung, TB E. Hasanudin, kenaikan tarif ditentukan atas kebijakan perusahaan. “tarif untuk kelas ekonomi ditentukan pemerintah dan kementerian perhubungan,” ujarnya.

Ia mengatakan tarif lebaran ini berlaku untuk H-7 dan H+10 lebaran. Untuk menaggulangi anjelokan penumpang, Damri menyiapkan sekitar 100 bus untuk semua jenis bus dan rute perjalanan. “Damri siap mendatangkan bus dari pusat apabila mengalami anjelokan saat lebaran,” pungkasnya.

Damri menyediakan trayek perjalanan antar lain Bandar Lampung (BDL) – (Stasiun Gambir, Bogor, Bandung, Bekasi), Kota Agung – Gambir, Metro – (Bandung, Gambir, Bekasi, Bogor),  Talang Padang – (Bandung, Jakarta), Pringsewu – (Bandung, Gambir), Kota Bumi – Gambir, Bandar Jaya – Gambir, Unit 2 (Menggala) – Gambir, Simpang Randu – Gambir, Simpang Bungur – Gambir, Sukadana – Gambir, Gaya Baru – Gambir, Rumbia - Gambir.

TB E Hasanudin (Manajer Usaha Damri Prov Lampung
Sebagai patokan tariff, tarif reguler trayek Bandar Lampung – Gambir untuk Royal Class seharga Rp250 ribu, Executive Rp215 ribu, dan Bisnis Rp170 ribu. 

Adapun fasilitas bus  untuk Royal Class berupa wifi, mini bar, AC, TV dan music. Sedangkan Executive Tolet, AC, TV dan music serta Bisnis hanya AC. (AR)

Aprohan Saputra


    

TIKET KERETA API LAMPUNG UNTUK LEBARAN BISA DIBELI SEKARANG

Muhaimin, Manajer Humas PT KAI Provinsi Lampung
BANDARLAMPUNG, FS – Manajer Humas PT KAI Provinsi Lampung, Muhaimin,  mengatakan siap menghadapi lonjakan arus mudik lebaran. Dalam memenuhi tiket, PT KAI Provinsi Lampung menyediakan dua trip kereta api. Kereta api perjalanan pagi, menggunakan kelas Ekonomi dengan kereta api Rajabasa, sedangkan trip perjalanan malam, menggunakan kelas Bisnis dan Eksekutif dengan kereta api Limex Sriwijaya.

Menurut Muhaimin tiket lebaran tidak mengalami perbedaan dari tarif biasa. Kelas Ekonomi sebesar Rp35 ribu, sedangkan untuk tarif kelas Bisnis dan Eksekutif menggunakan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB). Kelas Bisnis TBB Rp90 ribu dan TBA Rp160 ribu serta kelas Eksekutif TBB Rp160 ribu dan TBA Rp200 ribu. “tahun ini tarif tba dan tbb itu ditentukan kebijakan komersial pusat bukan dari daerah, biasanya tarif ini dipengaruhi melihat hari sepi dan hari ramai, jadi fleksibel, saja, ” ujarnya.

Teater Lampung Gebrak Teater Nasional

Bandarlampung, FS - Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Kelompok Studi Seni (UKMF KSS ) FKIP Univeritas Lampung  mempersembahkan penghargaan terbaik dalam ajang Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) VII. Tiga piala masih menghiasi meja ruang. Seolah berkata, ini yang dapat kami berikan untuk Lampung.

Anggraini Akfar (23) masih merasa “Engga nyangka” kalau ia menjadi salah satu penerima piala Juara 1 Nominasi Aktor Terbaik Festamasio VII. Anggraini menjadi aktor terbaik dalam ajang tersebut kembali dikejutkan saat pembacaan kedua kalinya, ia pun menjadi Juara 1 Nominasi Naskah Terbaik.

Selain kedua penghargaan itu, UKMF KSS juga terpilih menjadi salah satu yang menerima Gol Nominasi Penyaji Terbaik, dua diantaranya adalah UKM Teater Yupa Universitas Mulawarman Samarinda dan Teater Awal UIN Bandung.

REKTOR UNILA: SANGAT SEPAKAT SKRIPSI DIHAPUSKAN

BANDARLAMPUNG. FS - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) berencana menelurkan kebijakan baru. Yakni tidak mewajibkan penulisan skripsi sebagai syarat kelulusan program sarjana (S1). Motivasinya untuk menekan potensi kecurangan penyusunan tugas akhir itu.

Universitas Lampung (Unila) adalah satu-satunya univeritas negeri yang ada di Lampung. Unila menjadi contoh pelaksanaan kegiatan kampus. Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. menyambut baik ketetapan Menristek, Mohamad Nasir, penulisan skripsi sedang dikaji menjadi syarat opsional saja untuk lulus sarjana.
Menurut Sugeng apa boleh perlu dikampus tidak perlu ada skripsi. Karena skripsi hanyalah sebagai latihan saja bagi strata satu (S-1). Bukan seperti S-2 dan S-3 yang perlu menghasilkan riset murni. “Skripsi bukan syarat mutlak,” ujarnya.
Seperti dilansir dalam laman JPNN, Nasir mengatakan penulisan skripsi sedang dikaji menjadi syarat opsional saja untuk lulus sarjana. “Sebagai gantinya nanti mahasiswa yang akan lulus akan diberikan pilihan-pilihan,” ujarnya.
Opsi untuk lulus selain menyusun skripsi, yakni mengerjakan pengabdian ke masyarakat atau laporan penelitian di laboratorium. “Ini masih dikaji,” sebutnya.

BALAI HANTU SUMBER INSPIRASI PERPUSTAKAAN



BANDARLAMPUNG, FS – Kesunyian malam itu membuat dirinya frustasi. “saya sudah bosan bertetangga dengan kesunyian malam,” celetuk dihati Sugeng Haryono (30). Bagaimana tidak setiap malam ia selalu dihantui dengan mitos dan suasana seram tempat tinggalnya. Selama dua tahun, ia ditemani kesepian. Maklum ia baru menjadi warga disana.

Dari keresahannya, ia ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk desanya. Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, tempat yang menjadi inpirasinya. Ia melihat ada sebuah bangunan usang, bekas balai desa kata warga disana. Jaraknya kurang lebih dua kilo meter dari kediamannya. Balai hantu juga sering terdengar untuk menyebut bangunan itu. Yah, bagaimana tidak bangunan itu tampak sunyi. Menurut Sugeng banyak yang ngaku bahwa masyarakat sekitar mengalami hal-hal aneh, mendengar suara-suara yang menyeramkan, tak ayal banyak yang ketakutan, ketika melewati balai itu.

Sugeng yang bekerja serabutan itu, menaruh perihatin atas keadaan. Saat ia di Ponorogo sudah terbiasa mengelola sebuah taman baca dan perputakaan desa sembari bekerja buka tambal ban. Maklum, ia merupakan seorang sarjana lulusan Ilmu Perpustakaan Universitas Terbuka Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Ponorogo, Surabaya.